Wednesday, December 26, 2012

TABUNGAN PENDIDIKAN VS ASURANSI PENDIDIKAN


Mempersiapkan masa depan buah hati adalah tugas setiap orang tua. Salah satunya dengan memberikan fasilitas pendidikan yang baik. Dana pendidikan merupakan hal penting yang perlu dipersiapkan jauh hari, agar buah hati dapat meraih impian setinggi bintang.
Tabungan Pendidikan
  • Tabungan pendidikan umumnya merupakan produk bank yang dilengkapi dengan asuransi jiwa. Jika nasabah meninggal, ahli waris akan mendapat dana sebesar nomimal sesuai target nasabah dari awal.
  • Pihak bank akan menentukan besar setoran bulanan yang disertai tingkat bunga yang diberikan selama masa kontrak, sehingga nasabah dapat memperoleh hasil sesuai yang diinginkan pada masanya.
  • Tabungan pendidikan lebih cocok untuk mempersiapkan dana pendidikan dalam jangka waktu pendek antara dua sampai lima tahun ke depan.
  • Bunga tidak besar dan hanya dikenakan biaya asuransi
  • Biaya asuransi ditanggung oleh pihak bank.
    Asuransi Pendidikan
  • Asuransi pendidikan sebenarnya adalah produk asuransi jiwa jenis endowment. Ada uang pertanggungan yang diterima jika tertanggung meninggal serta pembagian nilai tunai asuransi secara berkala.
  • Manfaat asuransi yang ditawarkan umumnya merupakan prosentase tertentu dari besarnya uang pertanggungan dan dibayarkan saat anak masuk ke tingkat SD, SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi
  • Asuransi pendidikan lebih cocok untuk mempersiapkan dana pendidikan dalam jangka waktu panjang. Dalam jangka waktu pendek hasil asuransi tidak sebesar jaminan yang diperoleh pada tabungan pendidikan.
  • Dapat memberikan hasil lebih besar daripada tabungan pendidikan, karena pengelolaan dana ditempatkan dalam reksadana/saham/obligasi.
  • Ada biaya asuransi yang dibebankan kepada nasabah.
  • Ada biaya akuisisi yaitu biaya yang dikenakan sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan polis ( meliputi biaya pemeriksaan kesehatan, pengadaan polis,pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi ). Biaya ini cukup besar dan biasanya dipotong hingga tahun ke enam.


No comments: